Paket Wisata ke Borobudur

Mengapa perlu liburan ke Borobudur? Candi Borobudur adalah salah satu keajaiban dunia, keajaiban budaya manusia sekaligus merupakan candi Budha terbesar di dunia yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Sebagai penduduk Indonesia adalah kewajiban untuk mengunjunginya walaupun hanya satu kali dalam hidupnya agar tidak kalah dengan orang asing yang jauh-jauh datang berkali-kali ke Borobudur untuk mengagumi keindahannya.  Saatnya untuk mengunjungi Candi Borobudur sebelum Candi Borobudur ditutup, untuk melindunginya dari kehancuran karena pelapukan.

Sekarang tidak perlu repot-repot untuk liburan jalan-jalan ke Candi Borobudur, karena kami sudah menyediakan Borobudur Tour berangkat tiap hari langsung dari hotel/stasiun/bandara,terminal di Jogja dengan harga yang sangat murah dengan liburan yang menyenangkan bersama keluarga atau rombongan.

Berikut Pilihan Paket Wisata ke Borobudur

paket-tour-ke-borobudur

Paket Wisata ke Borobudur 1 Hari

Paket Wisata Candi

Tempat wisata yang di kunjungi: Candi Borobudur – Candi Prambanan – Pantai Parangtritis – Belanja oleh-oleh
Detail..

Paket Wisata Sungai Elo

Tempat wisata yang di kunjungi: Rafting Sungai Elo – Candi Borobudur – Belanja oleh-oleh
Detail..

Paket Wisata Kali Biru

Tempat wisata yang di kunjungi: Candi Borobudur – Kali Biru – Waduk Sermo
Detail..

Paket Wisata ke Borobudur 2 Hari 1 Malam

Paket Wisata City Tour

Tempat wisata yang di kunjungi: Candi Prambanan – Kraton Jogja – Tamansari – Pantai Parangtritis – Candi Borobudur – Malioboro – Bakpia Pathuk
Detail..

Paket Wisata Happy Family

Tempat wisata yang di kunjungi: Museum De Mata & De Arca – Kraton Jogja – Taman Pintar – Alun-Alun Kidul – Candi Borobudur – Jogja Bay – Malioboro
Detail..

Paket Wisata ke Borobudur 3 Hari 2 Malam

Paket Wisata Sweet Family

Tempat wisata yang di kunjungi: Candi Borobudur – Kraton Jogja – Pantai Parangtritis – Praktek Membatik – Taman Pintar – Malioboro – Ketep Pass – Pusat oleh oleh
Detail..

Paket Wisata Explorer

Tempat wisata yang di kunjungi: Goa Pindul – Pantai Indrayanti – Gunung Purba – Air Terjun Sri Gethuk – Lava Tour Merapi – Candi Borobudur – Bakpia Pathuk
Detail..

Paket Wisata Adventure

Tempat wisata yang di kunjungi: Kraton Yogyakarta – Tamansari – Candi Borobudur – Vulcano Tour Jeep Merapi – Candi Prambanan – Kerajinan Perak Kota Gede – Jogja T-Shirt – Rumah Batik Tulis Ngasem – Bakpia Pathuk
Detail..

Paket Wisata Happy Children

Tempat wisata yang di kunjungi: Ketep Pass – Lava Tour Merapi – Candi Borobudur – Jogja Bay – Malioboro – Kraton Jogja – Tamansari – Taman Pintar
Detail..

Paket Wisata ke Borobudur 4 Hari 3 Malam

Paket Wisata Sweet Moment

Tempat wisata yang di kunjungi: Pantai Indrayanti – Bukit Bintang – Candi Borobudur – Parangtritis Sunset – Taman Lampion – Ketep Pass – Lava Tour Merapi – Malioboro – Kerajinan Perak – Batik Jogja – Pusat oleh oleh
Detail..

Paket Wisata Exsotic Jogja

Tempat wisata yang di kunjungi: Candi Borobudur – Kraton Jogja – Tamansari – Candi Prambanan – Cave Tubing Goa Pindul – Raffting di Sungai Oyo – Pantai di Gunung Kidul – Bukit Bintang – Wisata Belanja – Batik Tulis Ngasem – Jogja T-shirt – Bakpia Patuk
Detail..

Paket Wisata Smart Children

Tempat wisata yang di kunjungi: Candi Prambanan – Museum De Mata & De Arca – Monjali – Candi Borobudur – Jogja Bay – Alun-Alun Kidul – Kraton Jogja – Tamansari – Taman Pintar – Malioboro – Gembiraloka Zoo – Jogja T-shirt & Bakpia Patuk
Detail..

Demikianlah Paket Wisata ke Borobudur, untuk custom tempat wisata di jogja bisa request dahulu atau bisa konsultasi ke kami dahulu agar liburan Anda selama di Jogja mengasikkan.

widya-loka-wisata

Office : Jl.Tegal Mlati, Jombor Lor Rt 03 Rw 19 Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta
Phone: 0274-864228
Mobile: 0812 2569 5519 / 0878 3951 7600
WA: 0819 0415 8499
Pin BB: 58068BCF
Email: [email protected]
CC: [email protected]

WidyaLoka Wisata Tour & Transport

    tour ke borobudur | tour and travel ke borobudur | harga paket wisata ke borobudur |

Candi Borobodur adalah Monumen Buddha Terbesar di Dunia

candi-borobudur

Candi Borobodur adalah monumen Buddha terbesar di dunia. Dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra pada tahun 824. Candi Borobudur dibangun 300 tahun sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 400 tahun sebelum katedral-katedral agung di Eropa.

Candi Borobudur memiliki luas 123×123 m² dengan 504 patung Buddha, 72 stupa terawang dan 1 stupa induk. Bentuk candi ini beraksitektur Gupta yang mencerminkan pengaruh India. Setelah berkunjung ke sini Anda akan memahami mengapa Borobudur memiliki daya tarik bagi pengunjung dan merupakan ikon warisan budaya Indonesia.

Lembaga internasional dari PBB yaitu UNESCO mengakui sekaligus memuji Candi Borobudur sebagai salah satu monumen Budha terbesar di dunia. Di Candi ini ada 2672 panel relief yang apabila disusun berjajar maka panjangnya mencapai 6 km. Ansambel reliefnya merupakan yang paling lengkap di dunia dan tak tertandingi nilai seninya serta setiap adegannya adalah mahakarya yang utuh.

Baca juga: Paket wisata candi borobudur

Sejak pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-11, Candi Borobudur menjadi tempat peziarah umat Budha dari China, India, Tibet, dan Kamboja. Candi Borobudur menjadi salah satu jejak sejarah paling penting dalam perkembangan peradaban manusia. Kemegahan dan keagungan arsitektur Candi Borobudur merupakan harta karun dunia yang mengagumkan dan tak ternilai harganya.

candi-borobudur1
Borobudur terdiri dari 1460 panel relief dan 504 stupa namun sebenarnya masih ada 160 panel yang sengaja ditimbun di bagian paling bawah, berisi adegan Sutra Karmawibhangga (hukum sebab-akibat). Ada pula yang menyatakan bahwa penimbunan bagian bawah tersebut untuk menguatkan bagian pondasi yang sejak awal ditemukan sudah sangat rusak.

Candi Borobudur dibangun selama 75 tahun di bawah pimpinan arsitek Gunadarma dengan 60.000 meter kubik batuan vulkanik dari Sungai Elo dan Progo yang terletak sekitar 2 km sebelah timur candi. Saat itu sistem metrik belum dikenal dan satuan panjang yang digunakan untuk membangun Candi Borobudur adalah tala yang dihitung dengan cara merentangkan ibu jari dan jari tengah atau mengukur panjang rambut dari dahi hingga dasar dagu.

Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, sejarawan J.G. de Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram kuno dari dinasti Syailendra bernama Samaratungga, dan membangunan candi ini sekitar tahun 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad.

Pada awalnya, candi ini diperkirakan sebagai tempat pemujaan. J.G. de Casparis memperkirakan bahwa Bhūmi Sambhāra Bhudhāra dalam bahasa Sansekerta yang berarti “Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa”, adalah nama asli Borobudur. Sebagian sejarawan juga ada yang menyatakan bahwa nama Borobudur ini berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “Vihara Buddha Uhr” yang artinya  “Biara Buddha di Bukit”.

Candi ini berada di Jawa Tengah, di puncak bukit menghadap ke sawah yang subur di antara bukit-bukit yang renggang. Cakupan wilayahnya sangat besar, yakni berukuran 123 x 123 meter. Candi Borobudur ternyata dibangun di atas sebuah danau purba. Dulu, kawasan tersebut merupakan muara dari berbagai aliran sungai. Karena tertimbun endapan lahar kemudian menjadi dataran. Pada akhir abad ke VIII, Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra lantas membangun Candi Borobudur yang dipimpin arsitek bernama Gunadharma hinggga selesainya tahun 746 Saka atau 824 Masehi.

Luas bangunan Candi Borobudur ialah 15.129 m²  yang tersusun dari 55.000 m³ batu, terdiri dari 2 juta potongan batu-batuan. Ukuran batu rata-rata 25 x 10 x 15 cm. Panjang potongan batu secara keseluruhan 500 km dengan berat keseluruhan batu 1,3 juta ton. Dinding-dinding Candi Borobudur dikelilingi oleh gambar-gambar atau relief yang merupakan satu rangkaian cerita yang terususun dalam 1.460 panel. Panjang panel masing-masing 2 meter. Jadi kalau rangkaian relief itu dibentangkan maka kurang lebih panjang relief seluruhnya mencapai 3 km. Candi ini memiliki 10 tingkat, dimana tingkat 1-6 berbentuk bujur sangkar, sedangkan tingkat 7-10 berbentuk bundar. Arca yang terdapat di seluruh bangunan candi berjumlah 504 buah. Sedangkan, tinggi candi dari permukaan tanah sampai ujung stupa induk dulunya 42 meter, namun sekarang tinggal 34,5 meter setelah tersambar petir. Bagian paling atas di tingkat ke-10 terdapat stupa besar berdiameter 9,90 m, dengan tinggi 7 m.

Arsitektur dan bangunan batu candi ini sungguh tiada bandingannya. Candi ini dibangun tanpa menggunakan semen. Strukturnya seperti sebuah kesatuan deretan lego yang saling mengukuhkan dan  dibuat bersamaan tanpa lem sedikitpun.

candi-borobudur2
Sir Thomas Stanford Raffles menemukan Borobudur pada tahun 1814 dalam kondisi rusak dan memerintahkan supaya situs tersebut dibersihkan dan dipelajari secara menyeluruh. Keberadaan Borobudur sebenarnya telah diketahui penduduk lokal di abad ke-18 dimana sebelumnya tertimbun material Gunung Merapi.

Baca juga: Wisata Candi Prambanan Sebagai Wisata Candi di Jogja Terpopuler

Proyek restorasi Borobudur secara besar-besaran kemudian dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910. Dengan bantuan dari UNESCO, restorasi kedua untuk menyelamatkan Borobudur dilaksanakan dari bulan Agustus 1913 sampai tahun 1983. Candi ini tetap kuat meski selama sepuluh abad tak terpelihara.

Tahun 1970-an Pemerintah Indonesia dan UNESCO bekerja sama untuk mengembalikan keagungan Borobudur. Perbaikan yang dilakukan memakan waktu delapan tahun sampai dengan selesai dan saat ini Borobudur adalah salah satu keajaiban dan harta Indonesia dan dunia yang berharga.

Berbagai disiplin ilmu pengetahuan terlibat dalam usaha rekonstruksi Candi Borobudur yang dilakukan oleh Teodhorus van Erp tahun 1911,  Prof. Dr. C. Coremans tahun 1956, dan Prof.Ir. Roosseno tahun 1971. Kita patut menghargai usaha mereka memimpin pemugaran candi mengingat berbagai kendala dan kesulitan yang dihadapi tidaklah mudah. Tahun 1991 akhirnya Borobudur ditetapkan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO.

Candi Borobudur dihiasi dengan ukiran-ukiran batu pada reliefnya yang mewakili gambaran dari kehidupan Budha. Para arkeolog menyatakan bahwa candi Borobudur memiliki 1.460 rangkaian  relief di sepanjang tembok dan anjungan. Relief ini terlengkap dan terbesar di dunia sehingga nilai seninya tak tertandingi.  Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai dan berakhir pada pintu gerbang sisi timur di setiap tingkatnya. Cerita dimulai dari sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbangnya.

Monumen ini adalah tempat suci dan tempat berziarah kaum Budha. Tingkat sepuluh candi melambangkan tiga divisi sistem kosmik agama Budha. Ketika Anda memulai perjalanan mereka melewati dasar candi untuk menuju ke atas, mereka akan melewati tiga tingkatan dari kosmologi  Budhis dan hakekatnya merupakan “tiruan” dari alam semesta yang menurut ajaran Budha terdiri atas 3 bagian besar, yaitu: (1) Kamadhatu atau dunia keinginan; (2) Rupadhatu atau dunia berbentuk; dan (3) Arupadhatu atau dunia tak berbentuk.

Seluruh monumen itu sendiri menyerupai stupa raksasa, namun dilihat dari atas membentuk sebuah mandala. Stupa besar di puncak candi berada 40 meter di atas tanah. Kubah utama ini dikelilingi oleh 72 patung Budha yang berada di dalam stupa yang berlubang.

Dikutip dari indonesia.travel