Daftar Candi di Jogja yang Pas untuk Belajar Sejarah

Dari waktu ke waktu, semakin banyak daftar Candi di Jogja. Tidak bisa dipungkiri k ota yang satu ini selalu menarik pengunjung secara berkelanjutan. Bahkan hampir setiap harinya memiliki intensitas pengunjung yang tinggi. Tentunya sudah tidak menjadi hal yang membuat takjub lagi, bahwasanya kota Yogyakarta sendiri memiliki segudang tempat wisata yang tidak akan habis untuk dibahas bahkan untuk dikunjungi sekalipun.

Dalam beberapa hal yaitu dalam konsentrasi kesejarahan, kota ini memiliki nilai junjungan yang sangat tinggi. Ketika mengunjungi kota ini pun akan di hadapkan beberapa bangunan yang memiliki nilai sejarah yang sangat panjang. Bahkan saking memiliki nilai sejarah yang panjang sebagian para pakar sejarah pun belum tuntas untuk membahas sejarah kota ini hingga tuntas.

Mengenai hal sejarah tentu di kota ini juga terdapat beberapa bangunan yang unik. Bangunan itu sering di dengar dengan sebutan “Candi”. Ingin mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Jogja? Pesan paket wisata Jogja dari Widyalokawisata.

Beberapa Daftar Candi di Kota Yogyakarta yang Bisa Dijadikan Pilihan

Candi Prambanan

Candi-Prambanan
Halaman Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan sebuah bangunan candi Hindu terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan Daftar Candi di Kota Yogyakarta yang menduia informasinya. Candi ini ada dan dibangun ketika pada masa pemerintahan Rakai Pikatan sekitar pertengahan abad ke 9 Kerajaan Mataram Kuno.

Selain itu menurut cerita lama terbangunnya Candi Prambanan merupakan sebuah pengorbanan seorang lelaki yang menaksir seorang perempuan yang kemudian pada akhirnya mengalami penghianatan akan kerja keras lelaki tersebut sehingga pada bangunan terakhir yang belum sempat terbangun itu adalah cikal bakal sebuah kutukan yang di lontarkan si lelaki tersebut.

Alamat dan Akses Lokasi :

Terletak di Desa Prambanan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Untuk mengunjungi lokasi Candi bisa langsung menggunakan Layanan Google Maps agar lebih mudah menemukannya. Atau lakukan perjalanan dari kota Yogyakarta menuju arah timur yaitu Klaten sehingga sampai lokasi. Lokasinya yang berada tepat di pinggir jalan membuat mudah untuk menemukannya.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Rp. 50.000,- untuk kalangan Dewasa.

Rp. 25.000,- untuk kalangan Anak-anak

$25 untuk kalangan Wisatawan Mancanegara.

Candi Kalasan

Candi-Kalasan
Halaman Candi Kalasan

Candi ini merupakan sebuah bangunan sebagai simbol untuk saling menghormati kepada setiap antar Agama pada masa itu.

Atap pada bangunan candi ini mempunyai 2 tingkat yang berbentuk persegi dlapan. Tingkat yang pertama terdapat sebuah arca yang bebentuk manusia Buddha. Sedangkan yang kedua terdapat arca Dhayani Buddha dan beberapa stupa.

Luas bangunan ini sekitar 45 x 34 meter dan berbentuk bujur sangkar.

Alamat dan Akses Lokasi :

Berada di Jalan Raya – Solo, Suryatmajan, Danurejan, Glondong, Tirtomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk mengunjungi lokasi Candi bisa langsung menggunakan Layanan Google Maps agar lebih mudah menemukannya. Atau jika dari pusat Kota Yogyakarta silahkan lakukan perjalanan ke timur menuju Jalan Raya – Solo hingga ke daerah kalasan dan lanjutkan perjalanan menuju situs candi dengan mengikui petunjuk arah yang ada.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Rp. 5.000,- per orang untuk wisatawan lokal.

Rp. 10.000,0 per orang untuk wisatawan manca negara.

Candi Banyunibo

Candi-Banyutibo
Halaman Candi Banyunibo

Candi Banyunibo ini adalah sebuah bangunan yang memiliki hiasan ornamen hampir pada seluruh bangunannya. Nama candi ini memiliki arti yakni air jatuh yang menetes.

Menurut cerita bahwasanya dulu candi ini sering di panggil denga sebutan “ Si Sebatang Kara Banyunibo “. Mengapa demikian, dikarenakan candi ini terpisah letaknya dari candi candi yang lainnya.

Alamat dan Akses Lokasi :

Lokasi Candi Banyunibo ini berada di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk menuju ke lokasi dari Pusat Kota Yogyakarta silahkan lakukan perjalanan menuju jalan Laksada Adisucipto kemudian ambil kanan menuju Jalan Opak VIII sampai bertemu perempatan kemudian ambil arah kanan lalu lurus dan belok kiri sampai bertemu pertigaan kemudian ke arah timur melewati Jalan Ratu Boko kemudian ikuti arah papan penunjuk jalan yang ada hingga sampai ke lokasi.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Rp. 5.000,- per orang untuk wisatawan lokal.

Rp. 5.000,0 per orang untuk wisatawan manca negara.

Candi Ratu Boko

Candi-Ratu-Boko
Spot di Candi Ratu Boko

Nama candi ini merupakan sebuah nama yang diambil dari seorang raja Mataram yaitu Ratu Boko yang mana juga seorang Ayah dari Roro Jonggrang.

Letak bangunan ini ada di kawasan yang luasnya ditaksir sekitar 250.000 meter persegi dan letaknya berada di sebuah bukit dengan ketinggian 300 meter.

Bangunan ini masuk dalam Daftar Candi di Kota Yogyakarta yang selalu di datangi pengunjung. Bangunan ini sangat lengkap dan sempurna pada awal pembangunannya, namun pada zaman sekarang yang ada hanya berupa bagian bagian yang tidak runtuh. Namun menurut sejarahnya bangunan ini adalah sebuah bangunan keraton yang sangat lengkap dan tertata epik.

Alamat dan Akses Lokasi :

Alamanya berada di Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk menuju lokasi bisa menggunakan layanan Google Maps atau jika melakukan perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta lakukan perjalanan menuju Jalan Solo kemudian jika sampai pada pertigaan pasar Prambanan lakukan perjalanan ke arah kanan menempuh jarak sekitar 3 kilometer serta ikuti arah papan penunjuk jalan menuju lokasi hingga sampai.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Rp. 25.000,- untuk kalangan Dewasa.

Rp. 10.000,- untuk kalangan Anak-anak

$13 untuk kalangan Wisatawan Mancanegara.

Candi Sari

Candi-SariCandi ini dibangun sekitar abad ke 8 hingga ke 9 pada zaman kerajaan Mataram Kuno yang di pimpin oleh Rakai Pikatan Penangkaran.

Candi ini juga memiliki fungsi sebagai tempat beribadah. Mempunyai tinggi 17 meter dan panjang 17,3 meter serta lebar 10 meter.

Di bagian atas candi ini terdapat 9 buah stupa dan tersusun dalam 3 deretan yang rapi. Keberadaannya juga sebagai bangunan untuk memuja sang Dewi Tara dan termasuk sebuah bangunan yang Suci.

Alamat dan Akses Lokasi :

Alamat lokasi ini berada di Dusun Bendan, Desa Tirtamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk menuju ke lokasi bisa juga menggunakan layanan Google Maps. Jika melakukan perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta lakukan perjalanan menuju arah timur hingga ke Jalan Lasada Adisucipto kemudian lurus mengikuti jalan hingga bertemu pertigaan kemudian ke arah Utara kemudian lakuakan perjalanan lurus mengikuti jalan hingga sampai ke lokasi dengan mengikuti papan penunjuk arah.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Rp. 5.000,- per orang untuk wisatawan lokal.

Rp. 5.000,0 per orang untuk wisatawan manca negara.

Candi Ijo

Candi-IjoCandi Ijo ini diperkirakan dibangun sekitar abad 10 sampai abad 11. Bangunan ini memiliki 3 komplek yaitu Candi Induk, Candi Pengapit, dan Candi Perwara.

Candi Ijo merupakan favorit pertama dari Daftar Candi di Kota Yogyakarta yang memiliki pengunjung setia. Komplek candi ini adalah sebuah komplek yang terdiri dari teras teras yang semakin kebelakang bangunannya semakin tinggi dengan pusat candi berada di bagian belakang. Mengapa demikian karena keberadaan bangunan candi ini merupakan juga sebuah tempat untuk beribadah menymbah para dewa dengan berbagai tingakatan.

Alamat dan Akses Lokasi :

Alamatnya berada di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jika melakukan perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta silahkan menuju ke Jalan Jogja – Solo hingga sampai pada pertigaan Pasar Prambanan kemudian lakukan perjalanan ke arah kanan memasuki Jalan Prambanan – Piyungan dan ikuti petunjuk jalan yang ada hingga sampai ke lokasi candi.

Atau bisa juga menggunakan layanan Google Maps.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Rp. 5.000,- per orang untuk wisatawan lokal.

Rp. 5.000,0 per orang untuk wisatawan manca negara.

Candi Barong

Candi-BarongCandi Barong merupakan sebuah bangunan candi yang dibangun sekitar abad 9 dan 10 masehi dan kemudian ditemukan kembali pada abad ke 20 dalam kondisi tidak utuh.

Bangunan candi ini memilik corak yang kuat dalam Agama Hindu yang kemudian diperkirakan sebagai tempat untuk memuja Dewa Wisnu. Karena di bagian bangunan di temukan sebuah Arca Dewi Sri dan Dewi Laksmi.

Selain itu pemujaan kepada Dewa ini di peruntukkan sebagai cara untuk memohon kesuburan yang mana Dewi Sri sendiri adalah sebuah Dewi kesuburan dan berkolerasi dengan keadaan lahan di lokasi candi yang sangat subur.

Alamat dan Akses Lokasi :

Alamatnya berada di Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Prambanan, Dowangsari, Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses menuju ke lokasi ini sangat mudah, jika melakukan perjalanan dari Kota Yogyakarta lakukan erjalanan menuju Jalan Panembahan Senopati – Jlan Kusumanegara kemudian melewati Jalan Janti kemudian ke arah Jalan Raya Solo kemudian ke arah Jalan Raya Piyungan – Prambanan dan lakukan perjalanan dengan mengikuti papan penunjuk arah yang ada sampai tiba di lokasi.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Rp. 5.000,- per orang untuk wisatawan lokal.

Rp. 5.000,0 per orang untuk wisatawan manca negara.

Candi Morangan

Candi-Morangan

Promo : Paket Wisata Jogja 2020!!!

Candi Morangan ini memiliki selasar sekitar 90 meter. Candi ini juga terdiri sisi genteng belah rotan, bingkai persegi, serta takuk ganda. Dari segi keseluruhan candi induk memiliki kaki, tubuh sera atap candi. Menurut agama Hindu 3 bagian itu memiliki arti alam yakni Bhurloka, Bhurvaloka, dan Svarloka.

Candi ini berdekatan dengan sebuah kali yaitu Kali Gendol. Dan tedapat sebuah Arca Yoni dan Patung Resi serta sejumlah arca lainnya di dalam relung relung candi. Candi induknya memiliki 1 bilik dan berdenah bujur sangkar dengan ukuran 7,95 meter x 7,95 meter.

Alamat dan Akses Lokasi :

Alamatnya berada di Morangan, Sindumartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk menuju ke lokasi bisa menggunakan layan Google Maps.

Atau melakukan perjalanan langsung. Jika dari kota Yogyakarta lakukan perjalanan menuju Jalan Laksda Adisucipto kemudian lakukan menuju SMPN 1 Kalasan – SD Muhammadiyah Macanan kemudian belok kiri lalu di pertigaan belok kanan dan di perempatan belok kiri lagi.

Kemudian ketika bertemu pertigaan yang menikung silahkan belok kanan lalu lurus saja sampai menemukan perempatan pertama lalu belok kanan dan dipertigaan belok kiri kemudian di pertigaan terakhir belok kanan kemuduan ikuti jalan yang tidak beraspal sampai menemukan jalan menurun yang serupa jembatan silahkan masuk saja sekitar 100 meter dan sampai ke lokasi.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Belum ada harga tiket masuk yang resmi. Pengunjung hanya akan di minta untuk mengisi buku tamu saja.

Candi Gampingan

Candi GampinganCandi Gampingan merupakan salah satu Daftar Candi di Kota Yogyakarta. sebuah candi yang memiliki unsur keagamaan Buddha. Hal ini karena du temukan beberapa Arca Buddha Vairocanna, Jambhala, dan Candralokesvara.

Saat ini keberadaan candi ini kurang berbentuk sempurna. Hal itu dikarenakan konstruksi batuannya yang merupakan dari batu kapur membuat bangunan ini sedikit mengalami kerusakan. Namun pada kondisi reliefnya masih sangat jelas.

Alamat dan Akses Lokasi :

Alamat nya berada di Jalan Gampingan, Madugondo, Kecamatan Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk menuju ke lokasi bisa menggunakan layanan Google Maps. Atau lakukan perjalanan dari Kota Yogyakarta dengan menuju ke arah timur yaitu Jalan Raya Jogja – Wonosari. Stelah kurang lebih menempuh jarak 10 Kilometer akan bertemu traffic-light kemudian belok kekanan sampai tiba di lokasi. Lokasinya bersebelahan dengan sekolah Taman Kanak-kanak ABA.

Harga Tiket Masuk Lokasi :

Belum ada harga tiket masuk yang resmi. Pengunjung mungkin akan di minta untuk mengisi buku tamu saja.

Berikut adalah beberapa Daftar Candi di Kota Yogyakarta. Keberadaan candi ini belum tercantum secara keseluruhan. Masih terdapat banyak candi lainnya yang ada.

Ketika berkunjung ke semua Daftar Candi di Kota Yogyakarta ini baiknya tetap patuhi norma norma yang ada serta tetap menjaga ke aslian bangunan dan jangan sesekali membawa puing puing untuk kepentingan pribadi karena hal tersebut akan memutus nilai sejarah dan ke kelestariannya.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *