Museum Ullen Sentalu dan Berbagai Hal Menarik di Dalamnya

Ullen Sentalu merupakan sebuah Museum yang berada di bagian utara kota Yogyakarta. Nama Ullen Sentalu merupakan sebuah kependekan dari “Ulating Blencong Sejatine Tataraning Lumaku”. Museum ini memiliki keunikan dari pada Museum yang pernah ada.  Karena keberadaannya museum ini semakin memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan yang membuatnya menjadi destinasi wisata.

Museum ini di dirikan oleh keluarga Haryono yang mana merupakan sebuah keluarga pembatik yang masih berketurunan bangsawan di kota Yogyakarta. Isi dari Museum Ullen Sentalu adalah hal hal yang berkaitan dengan sebuah budaya yang mana lebih khusus pada Peninggalan Kerajaan Mataram.

Para pengunjungnya akan banyak menyaksikan berbagai macam lukisan dan foto para bangsawan, gamelan gamelan kuno, arca arca budaya Hindu – Buddha serta yang lainnya yang pernah ada pada zaman kerajaan Mataram.

Hal Menarik di Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

1. Lukisan 3D

Lukisan 3D yang ada di museum ini bukan merupakan lukisan modern melainkan sebuah lukisan yang mencerminkan kebudayaan Kerajaan Mataram pada masa lampau. Lukisan yang ada lebih cenderung kepada lukisan keluarga Kerajaan.

Menyaksikan dan berkunjung ke Museum ini Anda bisa juga sambil belajar tentang bagaimana kebudayaan yang ada di Indonesia pada masa lampau. Dan ketika menyaksikan lukisan di Museum Ullen Sentalu ini jangan terkejut jika melihat lukisan itu seakan akan hidup. Sebab selain lukisan di buat dengan sebegitu aslinya ternyata lukisan lukisan itu memiliki nilai magis yang sangat kental dengan Kerajaan Mataram.

2. Belajar Perbedaan Batik

Siapa yang tak tahu batik? Batik adalah cerminan sebuah daerah. Di Museum ini Anda bisa sambil belajar membedakan antara Batik Yogyakarta dan Batik Solo. Salah satu dasar pembedaannya ialah jika Batik Yogyakarta lebih memiliki dasar warna putih, sedangkan Batik Solo memiliki dasar warna kuning kecoklatan.

Tidak hanya perbedaan itu saja yang bisa Anda ketahui, melainkan dari segi filosofisnya. Karena dikota ini merupakan kota yang menjunjung nilai filosofis yang tinggi bahkan dalam berbagai hal apapun pasti memiliki nilai filososfisnya.

3. Ruang Syair Putri Tineke

Ruangan ini merupakan ruangan yang menampilkan beberapa surat dan syair-syair dari Putri Tineke. Nama Tineke ini adalah nama belanda dari seorang anak Sunan Surakarta Pakubuwono XI.

Semua surat-surat dan syair-syair yang ada di ruangan ini bertuliskan dengan bahasa Belanda, namun tidak perlu khawatir karena juga terdapat arti dalam bentuk bahasa Indonesia yang mana bisa membuat para pengunjung memahami isi nya.

Mengapa begitu banyak surat-surat dan syair-syair Putri Tineke? Karena pada zaman itu Putri Tineke sedang merasakan jatuh cinta yang mana kemudian Ibu dari Putri tidak menyetujuinya sehingga itu merupakan salah satu jalan bagaimana Putri melampiaskan kekesalannya.

4. Pengunjung Dapat Merasakan Ramuan Awet Muda

Rasanya hanya di Museum ini yang menyediakan minuman Khas Kerajaan yang mana pengunjung pun dapat mencicipinya. Minuman ini dipercaya menjadi resep awet muda. Tidak hanya itu saja meminum ramuan ini lebih umum membuat badan merasa bugar dan sehat. Percaya tidak percaya memang minuman ini memiliki khasiat tertentu seperi yang telah di paparkan.

Warna dari minuman ini pun tidak jauh berbeda. Dengan menggunakan bahan alami seperti Jahe, Kayu Manis, Sereh, Pandan dan lain lain. Keberadaannya pun begitu sangat diminati oleh para pengunjung Museum. Nama dari minuman ini diambil dari nama Permaisuri Pakubuwono X yaitu Ratu Mas, yang mana memang memiliki paras yang sangat ayu.

5. Mengenalkan Sejarah Keraton Solo dan Yogyakarta

Selain lukisan 3D yang di dominasi oleh lukisan keluaga Kerajaan dan beberapa lukisan lainnya di Museum ini juga terdapat sejarah sejarah bagaimana Kerajaan Mataram dahulu sehingga terpisah menjadi 4 Keraton di Solo dan Yogyakarta, yaitu Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman.

6. Ruang Guwa Sela Giri

Ruangan ini lebih mengajarkan adat budaya Kerajaan tentang Kesopanan, Tata-krama, Penghormatan. Ketika memasuki mulut Gua ini pengunjung akan membungkukkan badan karena mulut Gua ini tidak terlalu tinggi dan disitulah letak pembelajaran yang diberikan kepada pengunjung secara tak langsung.

7. Memiliki Pemandu Museum yang Interaktif

Di museum ini setiap pengunjug akan dipandu untuk mengitari isi Museum. Pemandu ini tidak hanya bertugas untuk mengantar saja melainkan pengunjung akan mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan tentang isi apa saja yang ada di Museum ini berikut penjelasan-penjelasannya.

8. Tidak di Perkenankan Mengambil Foto Di Area Museum

Di Museum ini Anda tidak diperbolehkan mengambil foto dikarenakan hal hal tertentu. Peraturan memang di buat seperti itu oleh pihak Museum. Hal ini dimaksudkan agar pengunjung memiliki rasa penasaran untuk mendatangi dan belajar tentang isi yang ada di Museum ini.

Namun jangan khawatir, ada beberapa spot foto yang bisa pengunjung lakukan seperti di area Relief Replika Candi Borobudur.

Lokasi & Akses menuju Museum Ullen Sentalu 

Lokasi Museum Ullen Sentalu cukup jauh dari Pusat Kota Yogyakarta. Berada di daerah Kaliurang yang mana merupakan tempat di lereng Gunung Merapi. Berdekatan dengan Museum Gunung Merapi, Merapi Park dan Merapi Lava Tour.

Alamat lengkap Museum Ullen Sentalu berada di Jalan Boyong Km. 25 Kaliurang Barat, Desa Hargobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk mengunjungi Museum Ullen Sentalu pengunjung baiknya dapat menggunakan kendaraan pribadi, bisa berupa kendaraan roda dua maupun roda empat karena akses tersebut belum tersedia untuk kendaraan umum.

Jika Anda telah berada di Kota Yogyakarta lakukan perjalanan menuju jalan Kaliurang. Ketika Anda telah sampai Jalan Kaliurang lakukan perjalanan ke atas terus hingga menemukan penunjuk arah ke jalan Boyong setelah Anda sampai di Jalan Boyong Anda cukup mengikuti petunjuk arah yang telah tersedia hingga sampai pada tujuan.

Selain cara diatas Anda bisa menggunakan layanan GPS / Google Maps.

Harga Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu 

Koleksi di Museum Ullen Sentalu

Harga tiket masuk Museum ini memiliki 2 karakteristik yaitu untuk pengunjung Lokal akan dikenakan biaya sebesar Rp. 35.000 Rupiah sedangkan untuk Pengunjung Interlokal akan dikenakan biaya sebesar Rp. 55.000 Rupiah. Dari harga tiket masuk tersebut sudah mencakup biaya untuk parkir kendaraan Anda.

 Tips Berkunjung di Museum Ullen Sentalu 

Untuk mengunjungi Museum ini wisatawan dianjurkan untuk menaati peraturan yang telah disediakan oleh pihak Museum. Jangan melakukan hal-hal yang tidak dianjurkan sebab Anda berada dilokasi dimana sangat menjunjung tinggi nilai kesopanan. Hal ini dimaksudkan agar pengunjung tidak mengalami hal-hal yang tidak di inginkan.

Cukup menarik bukan? Kini saatnya Anda agendakan liburan bersama dengan orang tersayang ke Museum Ullen Sentalu.