Rute, Lokasi dan Harga Tiket Masuk Studio Alam Gamplong

Studi Alam Gamplong – Mendengar nama Yogyakarta tentu kita akan langsung membayangkan daerah dengan budaya yang masih terjaga serta destinasi wisata yang ciamik. Kekayaan budaya dan wisata yang luar biasa yang dimiliki oleh daerah istimewa ini memang sudah sejak lama mahsyur dikalangan wisatawan. Yogyakarta merupakan surga bagi wisatawan, hal tersebut tentu tidak berlebihan karena kota yang pernah menjadi ibu kota Indonesia ini tak pernah kehabisan destinasi wisata.

Spot foto Studio Alam Gamplong

Salah satu destinasi wisata yang baru-baru ini mencuri perhatian di kalangan wisatawan tentu saja Studio Alam Gamplong. Studio Alam Gamplong semakin ramai dikunjungi wisatawan, apalagi setelah destinasi wisata yang berjarak sekitar 16 km pusat Kota Yogyakarta ini dijadikan lokasi syuting film Sultan Agung dan Bumi Manusia yang disutradarai Hanung Bramantyo.

Mendapat julukan “Mini Hollywood” dari wisatawan karena memiliki bangunan semi permanen seperti gerbang keraton Kerajaan Mataram, pendopo ageng dan pendopo alit keraton, jembatan kayu, benteng VOC, Kampung Mataram, Kampung Belanda dan Pecinan di masa lampau terlihat begitu unik dan menarik perhatian wisatawan yang memang pembangunan studio alam di kawasan Desa Wisata Gamplong sepenuhnya untuk keperluan syuting film, meski begitu studio alam ini juga terbuka untuk umum.

Selain itu, Gamplong sendiri sudah sejak lama menjadi desa wisata yang juga penghasil industri kerajinan tenun tradisional yang masih menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Salah satu produk tenun yang dihasilkan adalah stagen. Selain stagen dan  tenun lurik, desa wisata ini juga memproduksi berbagai macam jenis kerajinan yang unik dari bahan enceng gondok, lidi, akar wangi, mendong dll.

Adalah Mooryati Sudibyo sosok dibalik berdirinya Studio Alam Gamplong ini. Wanita berusia 91 tahun yang merupakan pengusaha sukses pendiri sekaligus pemilik Mustika Ratu Group ini awalnya ingin menyumbangkan sebuah film untuk bangsa. Beliau ingin membuat film yang bisa memberikan pelajaran tentang pengembangan karakter dan kepemimpinan. Sehingga dipilihlah Sultan Agung sebagai film yang diproduksi. Setelah syuting selesai, pihak Mooryati Soedibyo menghibahkan studio ini kepada pemerintah daerah setempat.

Ketika berkujung ke tempat ini Anda akan dibawa terbang menuju abad ke 16. Dipenuhi dengan bangunan semi permanen yang mencerminkan kehidupan Bangsa Indonesia pada abad ke 16 dan 17 seperti Gerbang Keraton Karta Kerajaan Mataram, Pendopo Alit Keraton Karta, Pendopo Ageng Keraton Karta, Benteng Holandia atau Batavia, Kawasan Kampung Mataram, hingga Kampung Pecinan masa lampau membuat Anda seakan-akan menjadi bagian dari masa lalu Indonesia.

Bangunan – bangunan tersebut menjadi daya tarik utama dari tempat ini, nuansa Indonesia pada abad 16 & 17 an mejadi background foto yang menarik, selain itu masih banyak lagi properti dan bangunan indonesia Tempoe Doeloe yang bisa dijadikan sebagai spot foto menarik.

Selain bisa berburu foto keren dengan latar bangunan tempo doeloe, selama berkunjung ke tempat ini Anda juga bisa belajar sedikit tentang proses pembuatan film. Karena di tempat ini properti dan setnya dibuat dengan sedetail mungkin. Tak heran jika tempat ini juga pas digunakan sebagai wisata edukasi perfilman. Wisata yang memberi pendidikan kepada khalayak, bagaimana proses pembuatan film.

Proses kreatif seperti apa yang dibutuhkan untuk menyuguhkan sebuah tontonan berkualitas. Bagi orang yang berkecimpung di bidang ini, tentu akan menjadi referensi yang valid tapi bagi Anda yang tidak membidangi film, tetap bisa mendapatkan sebuah wisata edukasi yang asik.

Butuh paket wisata di Jogja ke Studio Alam Gamplong? Langsung saja pesan paketnya di Widyalokawisata.

Lokasi Studio Alam Gamplong

Studio Alam Gamplong terletak tidak jauh dari kota sehingga Studio ini cukup mudah ditemukan. Alamat lengkapnya Gamplong 1, Sumberrahayu, Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55563.

Rute Menuju Studio Alam Gamplong

Studio Alam Gamplong berada sekitar 18,7 km dari pusat Kota Jogja dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 35 menit.  Lokasi wisata ini berada di sebelah barat Kecamatan Sedayu sekitar 4 km, dan buka mulai pukul 12.30 WIB – 17.00 WIB. Akses jalan menuju ke lokasi Gamplong Studio Alam cukup mudah dengan kondisi jalan yang sudah beraspal.

Namun demikian, tidak ada angkutan umum menuju ke lokasi wisata ini sehingga sangat disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Untuk mencapai lokasi Gamplong Studio Alam kamu bisa mengarahkan kendaraan menuju ke Jalan Wates. Sampai di Jalan Wates Km 15 – pertigaan Klangon ke utara sampai bertemu jembatan rel kereta api, belok ke kiri – ikuti jalan sampai ketemu lapangan – ikuti petunjuk arah (manual/Google Maps) atau bertanya langsung kepada penduduk sekitar.

Ingin berkunjung ke Studio Alam Gamplong dengan mudah? Pesan paket wisata di Jogja dari Widyalokawisata aja.

Harga Tiket Masuk Studio Alam Gamplong

Untuk bisa masuk Studio Alam gamplong ini Anda tidak perlu merogoh kocek aias gratis, Anda hanya perlu membayar biaya parkir secara sukarela yang bisa dimasukkan ke dalam kotak yang tersedia.

Fasilitas Studio Alam Gamplong

Studio Alam Gamplong

Fasilitas yang tersedia di Desa Wisata Gamplong sudah cukup memadai sehingga wisatawan bisa menikmati momen liburan dengan nyaman. Di lokasi wisata ini terdapat fasilitas seperti :

  • Area parkir yang luas
  • Tolilet
  • Warung makanan dan minuman
  • Kereta wisata
  • Gallery dan workshop
  • Toko souvenir
  • Serta spot-spot foto keren ala abad ke-16

Cukup menarik bukan? Kini saatnya mengagendakan liburan terbaik bersama orang tersayang. Jangan lupa untuk memesan paket wisata di Jogja dari Widyalokawisata.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *